Banjir Subang Berulang, Ingat Pesan Wapres Ma’ruf Amin? Kalau Berulang, Artinya Kita Tidak Cerdas

Banjir Subang Berulang
Kunjungan Wapres Maruf Amin saat tinjau banjir di Subang beberapa waktu lalu.
0 Komentar

REALITA KITA– Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin sempat melontarkan peringatan tegas terkait banjir berulang melanda Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Saat menyerahkan bantuan untuk warga terdampak banjir di Kantor Kecamatan Pamanukan pada Februari 2021 lalu, Wapres menilai banjir yang terjadi berulang kali bukan sekadar persoalan alam, melainkan soal cara manusia belajar dari pengalaman.

“Mudah-mudahan banjir tahunan di Subang tidak terus berulang-ulang. Kalau berulang artinya kita itu apa ya, tidak cerdas,” ujar Ma’ruf Amin pada Februari 2021 lalu.

Baca Juga:Pabrik Swallow Kebakaran di Medan, Sudah 13 Jam Api Belum PadamPrabowo Gelar Rapat di Hambalang, Bahas 10 Kampus Baru Berkelas Dunia

Menurut Wapres, dalam ajaran Islam terdapat prinsip kuat agar manusia tidak melakukan kesalahan yang sama berulang kali.

Ia mengutip istilah dalam bahasa Arab yang menekankan bahwa seorang mukmin tidak seharusnya tersandung di lubang yang sama lebih dari sekali.

“Dua kali saja tidak boleh, berarti itu kita kurang cerdas. Apalagi berkali-kali (banjir),” tegasnya.

Ma’ruf Amin menekankan bahwa banjir di Subang tidak bisa semata-mata disalahkan pada tingginya curah hujan.

Berdasarkan laporan yang diterimanya, kerusakan lingkungan di wilayah sekitar Subang turut memperparah kondisi dan mempercepat datangnya bencana

Ia pun mengajak seluruh pihak untuk tidak saling melempar tanggung jawab. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, hingga dunia usaha diminta bekerja bersama secara serius untuk mengakhiri siklus banjir yang terus berulang.

Dalam kesempatan tersebut, Wapres juga mengingatkan adanya dua aturan besar yang tidak boleh dilanggar manusia, yakni hukum alam dan hukum syariah.

Baca Juga:Sudah Dihinakan, Diangkat Derajatnya: Tukang Es Gabus Dapat Banyak BantuanRegistrasi No HP Kini Wajib Rekam Wajah, Mulai Berlaku Kapan?

“Dua-duanya tidak boleh dilanggar. Apabila dilanggar akan timbul kerusakan,” kata Ma’ruf Amin.

0 Komentar