“Ada tiga korban luka ringan dan saat ini masih dalam penanganan medis,” kata Anom.
Sementara itu, PT KAI Daop 3 Cirebon dan Polsuska langsung melakukan pengamanan serta proses evakuasi. Jalur kereta yang sempat mengalami gangguan kini sudah kembali dapat dilalui.
Pihak kepolisian menegaskan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kecelakaan, termasuk melakukan pemeriksaan terhadap sopir truk setelah kondisinya membaik.
Baca Juga:VIRAL! Kades di Sragen Mandi Lumpur, Ini AlasannyaDrama OTT Bupati Pati Sudewo yang Diwarnai Lika-liku
“Kami utamakan keselamatan korban terlebih dahulu. Setelah itu, akan dilakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan ini,” ucapnya.
Dalam kejadian ini, belasan perjalanan KA terdampak. KAI Daop 3 Cirebon menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan penumpang yang menyebabkan kelambatan kedatangan sampai di tempat tujuan.
Muhibbuddin Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon mengatakan, evakuasi terhadap lokomotif KA Menoreh dilakukan oleh para petugas KAI dengan menggunakan Railway Crane yang didatangkan dari Dipo Lokomotif Cirebon.
“Setelah selesai dilakukan evakuasi, kondisi jalan rel di jalur hilir yang mengalami kerusakan dilakukan perbaikan terlebih dahulu. Setelah dinyatakan aman, jalur hilir dapat dilewati KA dengan kecepatan terbatas 40 km perjam. Secara berangsur-angsur kecepatan KA akan dinaikan sampai kecepatan normal seiring dengan kondisi jalur yang semakin membaik,” ujar Muhib.
“Untuk jalur hulu hanya dilakukan penutupan sementara saat proses evakuasi berlangsung. Setelah selesai evakuasi langsung dapat dilewati KA dengan kecepatan normal,” tambah Muhib.
KAI Daop 3 Cirebon juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, sehingga proses penanganan bisa dilaksanakan lebih cepat.
“Kepada para pengguna jalan raya kami mengimbau agar lebih disiplin dan berhati-hati saat melintasi perlintasan sebidang dengan berhenti terlebih dahulu, tengok kanan dan kiri, setelah aman baru berjalan. Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” kata muhib
