Uang Rakyat Subang Rp100 Miliar Tak Terpakai di 2025, Ko Bisa?

BKAD Kabupaten Subang
Kepala Bidang Perbendaharaan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Subang, Budhi Purnama.
0 Komentar

REALITAKITA – Sebanyak Rp100 miliar uang rakyat Kabupaten Subang tercatat tidak terpakai hingga akhir tahun anggaran 2025.

Dana tersebut masuk dalam Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) yang bersumber dari total pendapatan APBD Kabupaten Subang tahun 2025 sebesar Rp3,8 triliun.

Kepala Bidang Perbendaharaan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Subang, Budhi Purnama menjelaskan, munculnya SiLPA Rp100 miliar bukan disebabkan oleh persoalan tunda bayar maupun lemahnya kondisi keuangan daerah, melainkan kendala teknis pelaksanaan kegiatan di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

Baca Juga:RS Pamanukan Medical Center Tingkatkan Layanan Medis Umum dan SpesialisWaspada Penyakit DBD, Warga Sukamulya Giat Bersihkan Lingkungan

“Untuk belanja APBD Kabupaten Subang tahun 2025, tingkat serapan mencapai sekitar 94 persen jika digabungkan dengan belanja non-RKUD. Artinya, secara umum pelaksanaan anggaran berjalan cukup baik,” jelas Budhi kepada Pasundan Ekspres.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Subang tidak memiliki kewajiban tunda bayar pada akhir tahun anggaran 2025.

Dia menyebut, seluruh kewajiban pembayaran yang masuk dalam RKUD telah diselesaikan sesuai ketentuan.

“Subang tidak ada tunda bayar. SiLPA ini murni karena ada kegiatan di OPD yang tidak bisa direalisasikan maksimal hingga akhir tahun anggaran,” ujarnya.

Budhi mengatakan, SiLPA sebesar Rp100 miliar tersebut tidak mengendap tanpa kejelasan.

Dana itu akan dimanfaatkan kembali untuk mendukung pembiayaan program dan kegiatan pada APBD Kabupaten Subang tahun 2026.

“SiLPA ini akan diperuntukkan bagi kegiatan di APBD 2026, sehingga tetap kembali ke masyarakat dalam bentuk program pembangunan dan pelayanan publik,” kata Budhi.

Baca Juga:Gaji ASN Telat, Kepala BKAD di Purwakarta Sebut 8 OPD Salah Input DataBPS Laporkan Inflasi Tahunan Kabupaten Subang Capai 2,11 Persen pada Desember 2025

Budhi berharap, ke depan perencanaan dan pelaksanaan anggaran di tingkat OPD dapat semakin optimal, sehingga potensi anggaran yang tidak terserap dapat ditekan dan manfaat APBD benar-benar dirasakan masyarakat Subang secara maksimal. (cdp)

0 Komentar