Perkuat Iman dan Akhlak Peserta Didik, MAN 1 Subang Gelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW

MAN 1 Subang Gelar Peringatan Isra Mi’raj
Perkuat Iman dan Akhlak Peserta Didik, MAN 1 Subang Gelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW
0 Komentar

REALITAKITA – MAN 1 Subang menyelenggarakan kegiatan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang berlangsung dengan khidmat dan tertib di lingkungan madrasah.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Subbagian Tata Usaha Kementerian Agama Kabupaten Subang, pengawas bina MAN 1 Subang, seluruh pendidik dan tenaga kependidikan MAN 1 Subang, orang tua peserta didik, alumnus MAN 1 Subang, serta seluruh peserta didik MAN 1 Subang.

Kegiatan peringatan Isra Mi’raj ini menghadirkan penceramah Ustadz Mulhayadi, S.E., yang dikenal dengan nama Bang Meong Oplet, berasal dari Cibitung, Bekasi.

Baca Juga:Uang Rakyat Subang Rp100 Miliar Tak Terpakai di 2025, Ko Bisa?RS Pamanukan Medical Center Tingkatkan Layanan Medis Umum dan Spesialis

Dalam rangka menambah kekhidmatan dan semarak acara, beliau turut mengajak Bang Sukri Jambul, seorang artis sinetron yang dikenal luas melalui salah satu stasiun televisi nasional.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penampilan grup Marawis D’Saka di bawah bimbingan Ibu Ayi, dilanjutkan dengan sambutan Kepala MAN 1 Subang, kemudian acara inti berupa penyampaian tausiah, dan diakhiri dengan pembacaan doa.

Dalam sambutannya, Kepala MAN 1 Subang, Neneng Arwinie, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW merupakan momentum untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan kecintaan kepada Rasulullah SAW.

Beliau menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW serta meningkatkan kualitas ibadah salat lima waktu sebagai wujud ketaatan kepada Allah SWT, baik di lingkungan madrasah maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, dalam tausiahnya, Ustadz Mulhayadi, S.E. (Bang Meong Oplet) mengajak seluruh peserta untuk menjadikan peringatan Isra’ Mi’raj sebagai sarana muhasabah diri, khususnya dalam meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan ketaatan kepada Allah SWT.

Beliau menekankan bahwa salah satu hikmah terbesar dari peristiwa Isra’ Mi’raj adalah perintah salat lima waktu, yang harus dijaga dan dilaksanakan dengan penuh kesadaran, keikhlasan, dan kedisiplinan. Salat, menurut beliau, merupakan pondasi utama dalam membentuk pribadi yang berakhlak mulia.

Selain itu, Ustadz Mulhayadi juga mengingatkan pentingnya berbakti kepada kedua orang tua, menghormati guru, serta mengamalkan akhlakul karimah Rasulullah SAW dalam setiap aspek kehidupan.

0 Komentar