Albert Anggara Soroti Srapan Anggaran Pemda Minta SKPD Percepat Realisasi 

Albert Anggara Soroti Srapan Anggaran Pemda Minta SKPD Percepat Realisasi 
Albert Anggara Soroti Srapan Anggaran Pemda Minta SKPD Percepat Realisasi 
0 Komentar

SUBANG-Realisasi serapan anggaran Pemerintah Kabupaten Subang yang saat ini berada di kisaran 66 persen mendapat perhatian dari kalangan legislatif.

Anggota DPRD Kabupaten Subang, Albert Anggara Putra menilai, capaian tersebut harus dijadikan pengingat bagi sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang masih menunjukkan penyerapan rendah.

“Serapan anggaran bukan hanya soal teknis administrasi, melainkan mencerminkan efektivitas pemerintah daerah dalam menjalankan program prioritas untuk kepentingan masyarakat,” ujar Albert.

Baca Juga:DPRD Dorong Penanganan TBC di Subang  Lebih TerintegrasiTINJAU KORBAN LUAPAN SUNGAI DI KECAMATAN CISALAK, BUPATI SUBANG HADIR BERIKAN HARAPAN DAN DUKUNGAN BAGI WARGA

Menurutnya, rendahnya penyerapan di beberapa dinas besar harus segera ditangani agar tidak menghambat pembangunan daerah.

“Serapan anggaran yang baru mencapai sekitar 66 persen tentu harus menjadi perhatian serius, terutama bagi SKPD yang masih berada di bawah target. Anggaran itu bukan sekadar angka di atas kertas itu adalah hak masyarakat yang harus segera diwujudkan dalam bentuk layanan dan pembangunan,” ungkapnya.

Albert menyoroti khusus SKPD yang memiliki beban kerja besar namun realisasinya masih rendah, seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Menurutnya, lambatnya penyerapan di dinas-dinas strategis dapat berdampak langsung pada kualitas layanan publik.

“Kami ingin melihat percepatan yang nyata. Tidak boleh ada alasan berlarut-larut, apalagi jika menyangkut sektor vital seperti pendidikan dan infrastruktur. Semakin lama anggaran tidak terserap, semakin besar potensi dampaknya kepada masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia meminta Pemkab Subang melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk mengidentifikasi hambatan teknis, kelembagaan, maupun proses pengadaan yang kerap menjadi penyebab serapan rendah.

“Kalau masalahnya administratif, ya harus dibenahi. Kalau masalahnya perencanaan, harus diperbaiki. SKPD harus bergerak lebih proaktif. Jangan menunggu waktu mepet baru melakukan percepatan, karena itu justru rawan menurunkan kualitas pelaksanaan,” ujarnya.

Baca Juga:Bupati Subang Geram Tindak Tegas Truk Nakal Yang Langgar Aturan dan Sidak Galian C MALAM ANUGERAH PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2025, SEKDA SUBANG: SAMPAIKAN KADEDEUH

Albert juga mengingatkan bahwa menjelang akhir tahun anggaran, efektivitas dan kehati-hatian harus tetap dijaga agar percepatan realisasi tidak menghasilkan proyek asal jadi atau belanja yang tidak tepat sasaran.

“Kami di DPRD tentu menginginkan serapan anggaran optimal, tetapi tetap akuntabel. Yang terpenting adalah kebermanfaatannya dirasakan masyarakat Subang. Itu tujuan utama anggaran daerah,” tutupnya.

0 Komentar